Fungsi dan Pengertian Port

Filed in Computer Network | Network Security Leave a comment

Port adalah soket atau jack koneksi yang terletak di luar unit sistem sebagai tempat kabel-kabel yang berbeda ditancapkan. Setiap port pasti berbeda fungsi dan bentuk fisiknya. Port-port tersebut adalah port serial, port paralel, port SCSI (dibaca “scuzzy”), port USB. Selama ini kita biasanya memanfaatkan port-port tersebut untuk mentransmisikan data.
Port serial digunakan untuk mentransmisikan data dari jarak jauh secara lambat, seperti keyboard, mouse, monitor, dan modem dial-up.
Port paralel untuk mentransmisikan data pada jarak yang pendek secara cepat. Port ini sering dipakai untuk menghubungkan printer, disk eksternal, atau tape magnetik untuk bacup.
Port SCSI (small computer system interface), untuk mentransmisikan data secara cepat bahkan dapat dipakai untuk 7 alat sekaligus atau “daisy chain“. Contoh daisy chain : dari SCSI kontroller kemudian disambungkan ke perangkat hardisk drive eksternal, dari HDD eksternal disambungkan secara seri ke perangkat yang lain seperti tape drive, kemudian dari tape drive tsb bisa juga disambungkan ke CD/DVD drive dan seterusnya.
Continue Reading

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (1 vote cast)

576 Kali

Tahapan Penetration Testing (Hacking)

Filed in Hacking | Network Security | Pengertian dan Definisi Leave a comment

Berikut adalah Tahapan tahapan untuk melakukan Hacking, yaitu :
1. Reconnaissance
Yaitu tahap seorang Hacker dalam mengumpulkan data sebanyak banyaknya tentang Target/Sasaran. Data apa saja yang diperlukan, baik dari tanggal lahir, nomor rumah, nama istri atau suami atau anak, hobi, plat kendaraan, dll.
Reconnaissance dibagi menjadi 2, yaitu Active Reconnaissance dan Passive Reconnaissance. Active Reconnaissance adalah pengumpulan data dengan cara bertatap muka langsung atau berhubungan langsung dengan Target/Sasaran, sedangkan Passive Reconnaissance adalah menggunakan media informasi seperti berita, internet, dll.

2. Scanning
Scanning adalah Tahap dimana hacker mulai melakukan serangan. Dalam tahap scanning ini, hacker akan mencari kelemahan pada target/korban. Metode ini biasanya menggunakan Tools Tools, namun tidak menutup kemungkinan metode ini dilakukan dengan cara manual, intinya metode scanning ini dilakukan untuk mencari kelemahan pada Target/Sasaran.

3. Gaining Access
Dalam tahapan Gaining Access, hacker akan melakukan penentrasi kedalam komputer/system target. Tentunya ini dilakukan setelah mendapatkan informasi kelemahan pada Target/Sasaran pada tahap Scanning. Pada tahap ini, hacker biasanya menggunakan Tools untuk penentrasi atau ada juga yang melakukannya dengan cara manual.

4. Maintenance Access
Setelah mendapatkan akses ke komputer/system target, biasanya Hacker ingin tetap menguasai komputer/system target. Misalkan ketika sang Administrator mengganti semua password user, sang Hacker tidak ingin kehilangan kontrol dengan menanam backdoor, rootkit, trojan, dan lain lain untuk tetap mempertahankan kontrolnya pada Target/Sasaran.

5. Covering Tracks
Hukuman kepada pelaku kejahatan dunia maya memiliki hukum yang jelas, oleh karena itu seorang Hacker tidak ingin dimasukkan kedalam penjara karena perbuatannya. Pada tahap ini, seorang Hacker harus menghapus jejaknya sehingga aktivitasnya tidak diketahui dan juga keberadaannya tidak dapat dilacak dengan mudah. Salah satu yang harus dilakukan untuk menghapus jejak adalah dengan menghapus Log File.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (1 vote cast)

1,198 Kali

Pengertian Payload

Filed in Hacking | Network Security | Pengertian dan Definisi Leave a comment

Payload dalam dunia security yaitu pembawa exploit yang digunakan untuk mengeksekusi shellcode. Payload kemudian akan menjalankan shellcode yang dipilih pada target komputer untuk mendapatkan akses kedalam komputer tujuan (target).

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)

895 Kali

Pengertian Exploit

Filed in Hacking | Network Security | Pengertian dan Definisi 1 Comment

Exploit adalah sebuah kode yang menyerang keamanan komputer secara spesifik. Exploit banyak digunakan untuk penentrasi baik secara legal ataupun ilegal untuk mencari kelemahan(Vulnerability) pada komputer tujuan. Biasanya exploit mencari kelemahan dari variabel null ataupun variabel yang tidak terdefinisi untuk dimasukkan nilai lain sehingga terjadi error dan tidak membaca prosedur program seperti seharusnya, sehingga shellcode dapat dimasukkan untuk melaksanakan perintah atau command lainnya. Exploit biasa disisipi dengan shellcode.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (1 vote cast)

1,466 Kali

TOP